Bandung, Bobotohpersib.com – Persib FIFA Registration Ban menjadi sorotan setelah nama Maung Bandung masuk dalam daftar larangan registrasi pemain FIFA pada akhir Mei 2026. Namun, status tersebut tidak lagi berlaku karena nama Persib sudah dihapus dari FIFA Registration Ban List pada Juli 2026 setelah kewajiban yang menjadi dasar sanksi diselesaikan.
Persib sempat menghadapi persoalan terkait kewajiban kepada mantan pemainnya, Daisuke Sato. Di sisi lain, artikel yang beredar pada 11 Agustus 2026 menyebut perkara lama 2022 yang melibatkan mantan pelatih Robert René Alberts, sehingga penting membedakan informasi awal dengan status terbaru yang tercatat di FIFA.
Lantas, apa sebenarnya FIFA Registration Ban, kenapa Persib bisa masuk daftar, dan apakah Persib masih terkena sanksi? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan data FIFA dan perkembangan terbaru.
Apa Itu FIFA Registration Ban?
FIFA Registration Ban adalah larangan yang membuat sebuah klub tidak dapat mendaftarkan pemain baru dalam periode tertentu atau sampai kewajiban yang menjadi dasar sanksi diselesaikan.
Istilah ini sering disebut masyarakat sebagai transfer ban, meskipun secara teknis fokus sanksinya adalah larangan melakukan registrasi pemain baru. FIFA menyediakan daftar resmi klub yang sedang terkena larangan tersebut melalui FIFA Registration Ban List.
Daftar tersebut dibuat untuk memberikan transparansi mengenai klub yang sedang tidak dapat mendaftarkan pemain baru akibat berbagai persoalan, termasuk sengketa finansial atau pelanggaran regulasi.
FIFA Registration Ban Adalah Apa?
Secara sederhana, FIFA Registration Ban adalah sanksi yang membatasi kemampuan klub untuk mendaftarkan pemain baru.
Klub yang terkena sanksi tidak otomatis berhenti bermain.
Masalah utamanya berada pada proses registrasi pemain baru.
Misalnya, jika sebuah klub mendapatkan larangan registrasi dan kemudian merekrut pemain baru, klub tersebut dapat menghadapi masalah ketika pemain tersebut harus didaftarkan secara resmi untuk kompetisi.
Karena itu, registration ban dapat memberikan dampak besar terhadap aktivitas transfer klub.
Apakah Registration Ban Sama dengan Transfer Ban?
Dalam pemberitaan sepak bola, kedua istilah tersebut sering digunakan secara bergantian.
Namun, istilah resmi yang digunakan FIFA adalah registration ban.
Artinya, fokus sanksi berada pada kemampuan klub untuk melakukan registrasi pemain.
Jadi, ketika muncul berita “FIFA registration ban Persib”, maksud utamanya adalah Persib sedang dikenai larangan registrasi pemain berdasarkan keputusan FIFA.
Persib FIFA Registration Ban, Apakah Masih Berlaku?
Tidak. Persib sudah tidak lagi terkena FIFA Registration Ban berdasarkan data terbaru yang tersedia.
Nama Persib sempat muncul dalam daftar FIFA pada akhir Mei 2026. Namun, pada 23 Juli 2026, nama Persib sudah tidak lagi tercantum dalam daftar klub yang terkena registration ban.
Persib kemudian kembali dapat mendaftarkan pemain baru untuk menghadapi musim 2026/2027. Informasi tersebut juga diberitakan setelah FIFA mencabut larangan registrasi klub.
Dengan demikian, jika kamu menemukan artikel yang menyebut Persib masih terkena FIFA Registration Ban, periksa tanggal artikelnya terlebih dahulu.
Status Persib Terbaru
| Informasi | Status |
|---|---|
| Persib pernah masuk FIFA Registration Ban List | Ya |
| Mulai tercatat | 29 Mei 2026 |
| Status terbaru | Sudah dicabut |
| Nama Persib masih di daftar FIFA | Tidak |
| Bisa registrasi pemain baru | Ya |
| Musim terkait | 2026/2027 |
Status tersebut berdasarkan pembaruan yang tersedia hingga Agustus 2026.
Kenapa Informasi di Internet Bisa Berbeda?
Perbedaan informasi terutama terjadi karena registration ban merupakan status yang dapat berubah.
Ketika klub pertama kali masuk daftar, media akan memberitakan sanksi tersebut.
Setelah kewajiban selesai dan FIFA mencabut larangan, status klub berubah.
Artikel lama tetap dapat muncul di Google meskipun kondisinya sudah tidak sama.
Karena itu, untuk keyword seperti fifa registration ban Persib, tanggal publikasi dan tanggal pembaruan sangat penting.
Kenapa Persib Masuk FIFA Registration Ban?
Persib memang sempat masuk daftar FIFA pada akhir Mei 2026.
Namun, informasi mengenai penyebabnya perlu dibaca berdasarkan kronologi karena terdapat pemberitaan berbeda mengenai perkara yang mendasari sanksi tersebut.
Pada 16 Juni 2026, detikJabar melaporkan bahwa Persib masih tercantum dalam FIFA Registration Ban List dan persoalannya berkaitan dengan kewajiban pembayaran kompensasi kepada mantan pemain asal Filipina, Daisuke Sato, dengan nilai sekitar Rp2,7 miliar.
Persib kemudian menyelesaikan kewajiban tersebut sehingga larangan registrasi akhirnya dicabut.
Kasus Daisuke Sato
Daisuke Sato merupakan mantan pemain Persib.
Sengketa terkait kewajiban kepada Sato menjadi salah satu perkara yang diberitakan sebagai dasar registration ban Persib pada 2026.
Menurut pemberitaan yang mengutip penjelasan manajemen Persib, klub telah mengetahui proses perkara tersebut dan menindaklanjutinya.
Setelah kewajiban diselesaikan, status Persib di daftar FIFA kemudian berubah.
Berapa Nilai Kewajiban Persib?
Nilai yang diberitakan untuk perkara Daisuke Sato berada di kisaran Rp2,7 miliar.
Angka tersebut diberitakan detikJabar ketika Persib masih tercantum dalam FIFA Registration Ban List pada Juni 2026.
Angka tersebut sebaiknya dipahami sebagai nilai kewajiban yang diberitakan media, bukan angka yang harus digunakan untuk menggambarkan semua kasus registration ban FIFA.
Lalu Apa Hubungannya dengan Robert René Alberts?
Ada informasi lain yang perlu diluruskan.
Artikel JPNN bertanggal 11 Agustus 2026 menyebut bahwa perkara yang membuat Persib tercantum dalam FIFA Registration Ban berkaitan dengan perkara lama pada 2022 yang melibatkan mantan pelatih Robert René Alberts. Manajemen Persib dalam pernyataan yang dikutip JPNN menyebut perkara tersebut berasal dari 2022.
Robert René Alberts memang pernah menjadi pelatih Persib dan meninggalkan klub pada Agustus 2022.
Namun, ketika membahas status Persib FIFA Registration Ban, informasi yang lebih baru mengenai pencabutan sanksi tetap harus diprioritaskan.
Dengan kata lain, pembaca perlu membedakan antara:
- perkara yang menjadi dasar keputusan;
- pemberitaan ketika sanksi mulai berlaku;
- proses penyelesaian kewajiban;
- dan status terbaru setelah FIFA mencabut larangan.
Mengapa Ada Dua Versi Penyebab?
Perbedaan pemberitaan bisa terjadi karena perkara FIFA dapat melibatkan proses hukum atau sengketa yang tidak langsung terlihat dari pemberitaan awal.
Selain itu, klub dapat memiliki lebih dari satu perkara atau kewajiban pada periode berbeda.
Karena itu, artikel ini tidak seharusnya menyimpulkan secara berlebihan bahwa satu pemberitaan tertentu merupakan satu-satunya penjelasan hukum tanpa dokumen keputusan FIFA yang secara eksplisit menguraikan seluruh detail perkara.
Yang paling aman secara jurnalistik adalah menyebut apa yang dikonfirmasi oleh masing-masing sumber dan kemudian menunjukkan status terbaru.
Kronologi FIFA Registration Ban Persib
Kronologi menjadi bagian penting karena status Persib berubah cukup cepat pada 2026.
Pada akhir Mei, Persib masuk daftar FIFA.
Beberapa pekan kemudian, klub masih tercantum dalam daftar tersebut.
Pada Juli, nama Persib akhirnya menghilang dari daftar setelah kewajibannya diselesaikan.
29 Mei 2026: Persib Masuk Daftar
Persib tercatat dalam FIFA Registration Ban List mulai 29 Mei 2026. Pemberitaan saat itu menyebut status larangan berlaku sampai dicabut atau “Until Lifted”.
Status tersebut berarti tidak ada tanggal berakhir otomatis yang ditentukan di daftar.
Klub harus menyelesaikan persoalan yang menjadi dasar sanksi sebelum larangan dapat dicabut.
Juni 2026: Persib Masih Terkena Sanksi
Pada 16 Juni 2026, Persib masih tercantum dalam daftar FIFA.
Pada periode tersebut, pemberitaan mengaitkan sanksi dengan kewajiban kompensasi kepada Daisuke Sato.
Situasi tersebut membuat proses penyelesaian menjadi perhatian karena Persib sedang mempersiapkan skuad untuk musim berikutnya.
Juli 2026: Sanksi Dicabut
Pada 23 Juli 2026, nama Persib sudah tidak lagi muncul dalam FIFA Registration Ban List.
Hal tersebut menjadi tanda bahwa larangan registrasi telah dicabut.
Persib kemudian dinyatakan dapat kembali mendaftarkan pemain baru.
Setelah Sanksi Dicabut
Pencabutan registration ban memberikan ruang kepada Persib untuk menjalankan aktivitas registrasi pemain secara normal.
Manajemen Persib juga menyatakan bahwa kewajiban yang menjadi dasar sanksi telah dipenuhi.
Dampak FIFA Registration Ban bagi Persib
Registration ban dapat memberikan dampak besar kepada klub.
Dampaknya terutama terasa pada periode bursa transfer karena klub tidak bebas mendaftarkan pemain baru.
Bagi Persib, persoalan ini muncul ketika klub sedang menyiapkan skuad untuk musim 2026/2027.
Apakah Persib Tidak Boleh Membeli Pemain?
Pertanyaan ini perlu dijawab dengan hati-hati.
Istilah “tidak boleh membeli pemain” terlalu sederhana.
Registration ban terutama berkaitan dengan registrasi pemain baru.
Dalam praktiknya, klub yang terkena larangan akan menghadapi masalah untuk mendaftarkan pemain baru sehingga dampaknya terhadap aktivitas transfer sangat besar.
Jadi, inti masalahnya bukan sekadar proses negosiasi atau kontrak.
Pemain baru harus dapat didaftarkan sesuai regulasi.
Apakah Pemain Lama Persib Tetap Bisa Bermain?
Registration ban tidak otomatis berarti seluruh pemain lama tidak boleh bermain.
Sanksinya berfokus pada registrasi pemain baru.
Karena itu, pemain yang sudah terdaftar sebelumnya pada prinsipnya berbeda statusnya dengan pemain baru yang hendak didaftarkan.
Detail penerapan tetap bergantung pada keputusan FIFA dan regulasi kompetisi yang berlaku.
Apakah Persib Bisa Mendaftarkan Pemain Baru Sekarang?
Ya.
Setelah nama Persib tidak lagi tercantum dalam daftar FIFA pada 23 Juli 2026, Persib kembali dapat melakukan registrasi pemain baru.
Ini merupakan perbedaan penting antara kondisi Mei-Juni dengan kondisi setelah Juli 2026.
Apa Itu FIFA Registration Ban List?
FIFA Registration Ban List adalah daftar resmi FIFA yang memuat klub-klub yang sedang dikenai larangan registrasi pemain.
FIFA menjelaskan bahwa daftar tersebut mencakup klub di seluruh dunia yang untuk sementara tidak dapat mendaftarkan pemain baru akibat berbagai pelanggaran atau perselisihan yang menjadi dasar sanksi.
Daftar tersebut dapat berubah.
Klub bisa masuk ke dalam daftar ketika FIFA menjatuhkan larangan dan bisa keluar setelah sanksi dicabut.
Apa Saja Informasi dalam FIFA Registration Ban List?
Daftar resmi FIFA menyediakan sejumlah informasi, antara lain:
- Nama klub.
- Nama resmi klub.
- Konfederasi.
- Asosiasi atau negara.
- Jenis kelamin tim.
- Tanggal mulai registration ban.
- Jumlah periode registrasi.
- Status larangan.
FIFA juga menyediakan fasilitas pencarian dan opsi untuk mengunduh data.
Berapa Banyak Klub dalam Daftar FIFA?
Jumlah klub dalam daftar dapat berubah.
Pada saat halaman FIFA diakses dalam pencarian terbaru, daftar tersebut menampilkan 1.376 entri, sehingga angka tersebut tidak boleh dianggap sebagai jumlah klub yang selalu tetap.
Hal ini menunjukkan mengapa pengecekan langsung ke laman FIFA lebih baik daripada menggunakan daftar lama dari media.
Cara Cek FIFA Registration Ban List
Jika kamu ingin mengetahui apakah sebuah klub sedang terkena registration ban, cara paling aman adalah mengeceknya langsung melalui situs FIFA.
Langkah 1: Buka Daftar Resmi FIFA
Buka halaman resmi FIFA Registration Ban List. FIFA Registration Ban List
Halaman tersebut merupakan sumber utama untuk mengecek status registration ban klub.
Langkah 2: Cari Nama Klub
Gunakan kolom pencarian berdasarkan:
- Club international name.
- Club local name.
- Confederation.
- Association.
Untuk Persib, pencarian nama klub dapat dilakukan melalui kolom klub.
Langkah 3: Periksa Tanggal Mulai
Setelah menemukan klub, perhatikan kolom Start of registration ban.
Tanggal tersebut menunjukkan kapan larangan mulai berlaku.
Langkah 4: Periksa Jumlah Periode
Kolom Number of registration periods menunjukkan berapa periode registrasi yang terkena larangan.
Sebagian kasus dapat menggunakan keterangan Until lifted, yang berarti larangan berlaku sampai dicabut.
Langkah 5: Cek Kembali Secara Berkala
Jangan mengandalkan screenshot atau daftar lama.
Status registration ban dapat berubah setelah klub memenuhi kewajibannya.
Kasus Persib menjadi contoh jelas karena klub sempat masuk daftar pada Mei lalu keluar pada Juli 2026.
FIFA Registration Ban List Indonesia
Keyword fifa registration ban list Indonesia juga cukup penting karena sejumlah klub Indonesia pernah muncul dalam daftar FIFA.
Namun, daftar klub Indonesia juga bersifat dinamis.
Setelah Persib keluar dari daftar pada Juli 2026, sejumlah klub Indonesia lain masih tercatat dalam pemberitaan sebagai klub yang menghadapi registration ban. detikJabar, misalnya, menyebut PSBS Biak, PSM Makassar, Semen Padang, Persiwa Wamena, dan Kalteng Putra masih tercantum saat nama Persib sudah hilang.
Karena status dapat berubah, daftar tersebut harus diverifikasi kembali langsung melalui FIFA sebelum dipublikasikan sebagai daftar aktif.
Apakah Persib Masih Ada di FIFA Registration Ban List Indonesia?
Tidak berdasarkan pengecekan terbaru yang tersedia.
Nama Persib sudah tidak tercantum dalam daftar FIFA pada 23 Juli 2026.
Jadi, jika kamu mencari “fifa registration ban persib” untuk mengetahui status saat ini, jawabannya adalah Persib sudah terbebas dari larangan registrasi.
FIFA Registration Ban Platform Itu Apa?
Istilah “fifa registration ban platform” biasanya merujuk pada halaman atau sistem FIFA yang digunakan untuk menampilkan data klub yang terkena registration ban.
Sumber resmi yang relevan adalah halaman FIFA Registration Ban List.
FIFA menyediakan halaman tersebut sebagai sumber informasi publik mengenai klub yang sedang dikenai larangan registrasi.
Apakah Ada Aplikasi Khusus?
Tidak perlu mencari aplikasi pihak ketiga untuk mengecek status tersebut.
Cara paling aman adalah menggunakan halaman resmi FIFA melalui browser.
Keuntungannya, data berasal langsung dari regulator sepak bola internasional dan dapat diperbarui ketika status klub berubah.
Apa Penyebab Klub Terkena FIFA Registration Ban?
Tidak hanya satu penyebab.
FIFA menjelaskan bahwa registration ban dapat berkaitan dengan berbagai persoalan, termasuk sengketa finansial dan pelanggaran regulasi.
Karena itu, setiap klub harus dilihat berdasarkan keputusan atau status kasusnya masing-masing.
Beberapa penyebab yang dapat berkaitan dengan registration ban antara lain:
- Sengketa kontrak.
- Kewajiban finansial.
- Kompensasi yang belum diselesaikan.
- Perselisihan dengan pemain atau klub lain.
- Pelanggaran regulasi.
- Keputusan badan hukum atau disipliner FIFA.
Namun, jangan menyimpulkan penyebab klub tertentu hanya berdasarkan pola kasus klub lain.
Apakah FIFA Registration Ban Berarti Klub Bangkrut?
Tidak.
Registration ban tidak otomatis berarti klub bangkrut.
Sanksi tersebut merupakan larangan registrasi pemain dan dapat muncul karena sengketa atau kewajiban tertentu.
Sebuah klub bisa saja tetap menjalankan kompetisi domestik sambil menyelesaikan persoalan yang menyebabkan larangan registrasi.
Persib menjadi contoh bahwa registration ban dapat dicabut setelah kewajiban yang menjadi dasar sanksi diselesaikan.
Apakah Registration Ban Berpengaruh ke Bursa Transfer?
Ya, dampaknya bisa sangat besar.
Klub biasanya membutuhkan registrasi pemain baru untuk memasukkan rekrutan ke kompetisi.
Jika registration ban masih berlaku, klub dapat mengalami hambatan dalam mendaftarkan pemain baru.
Karena itu, sanksi tersebut bisa mengganggu strategi transfer.
Dampak terhadap Pemain Baru
Pemain yang baru direkrut membutuhkan proses registrasi.
Jika klub masih terkena larangan, proses tersebut dapat terhambat.
Akibatnya, klub harus menyelesaikan persoalan sebelum dapat menggunakan pemain tersebut secara normal dalam kompetisi.
Dampak terhadap Strategi Klub
Registration ban dapat membuat klub:
- Tidak leluasa mendatangkan pemain baru.
- Kesulitan mengganti pemain yang pergi.
- Terpaksa mengandalkan skuad yang sudah tersedia.
- Menunda pengumuman atau registrasi pemain.
- Mengubah strategi transfer.
Karena itulah status FIFA Registration Ban sering menjadi berita besar menjelang musim baru.
Apakah Persib Terkena Sanksi untuk Musim 2026/2027?
Persib memang sempat terkena registration ban ketika memasuki periode persiapan musim 2026/2027.
Namun, sanksi tersebut sudah dicabut.
Pada 23 Juli 2026, nama Persib sudah tidak lagi tercantum dalam daftar FIFA dan klub kembali dapat mendaftarkan pemain baru.
Jadi, tidak tepat jika kondisi Mei 2026 digunakan untuk menggambarkan status Persib pada Agustus 2026.
Hubungan FIFA Registration Ban dengan Transfer Pemain Persib
Salah satu alasan keyword ini banyak dicari adalah kekhawatiran Bobotoh terhadap aktivitas transfer.
Ketika Persib masuk daftar FIFA, pertanyaan utamanya adalah apakah pemain baru dapat didaftarkan.
Setelah sanksi dicabut, persoalan tersebut tidak lagi menjadi hambatan FIFA bagi registrasi pemain baru Persib.
Apakah Transfer Persib Sekarang Aman?
Dari sisi FIFA Registration Ban, Persib sudah terbebas berdasarkan status terbaru.
Namun, proses transfer tetap harus memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh operator kompetisi, federasi nasional, dan regulasi terkait.
Jadi, pencabutan registration ban bukan berarti semua aspek administrasi transfer otomatis selesai tanpa persyaratan lain.
Perbedaan Status Mei, Juni, dan Juli 2026
Perubahan status Persib dapat diringkas dengan mudah.
| Periode | Status Persib | Keterangan |
|---|---|---|
| 29 Mei 2026 | Terkena ban | Masuk FIFA Registration Ban List |
| 16 Juni 2026 | Masih terkena ban | Persib masih tercantum |
| 23 Juli 2026 | Ban dicabut | Nama Persib sudah hilang dari daftar |
| Agustus 2026 | Tidak tercantum | Persib dapat registrasi pemain baru |
Kronologi ini penting karena banyak artikel di internet masih menggunakan informasi ketika Persib pertama kali masuk daftar.
Apakah Artikel JPNN tentang Persib FIFA Registration Ban Masih Relevan?
Artikel JPNN yang menjadi referensi diterbitkan pada 11 Agustus 2026 dan membahas Persib yang disebut tercantum dalam FIFA Registration Ban. Artikel tersebut juga mengutip penjelasan Persib mengenai perkara lama pada 2022.
Namun, ada persoalan kronologi yang penting bagi pembaca.
Data FIFA dan pemberitaan 23 Juli menunjukkan Persib sudah tidak lagi tercantum dalam daftar setelah sanksi dicabut.
Karena itu, artikel baru sebaiknya tidak sekadar menyalin referensi tersebut.
Angle yang lebih kuat adalah:
“Persib memang sempat terkena FIFA Registration Ban, tetapi status terbaru sudah dicabut.”
Angle tersebut lebih informatif karena menjawab dua search intent sekaligus: mengapa Persib masuk daftar dan apakah sanksinya masih berlaku.
Kenapa Konten tentang FIFA Registration Ban Harus Selalu Diperbarui?
Registration ban merupakan informasi yang mudah berubah.
Sebuah klub dapat berada dalam daftar hari ini lalu keluar setelah menyelesaikan kewajibannya.
FIFA sendiri menyediakan daftar yang dapat diperbarui dan memiliki fitur pencarian serta unduhan data.
Karena itu, artikel yang membahas fifa registration ban list idealnya memiliki tanggal pembaruan.
Informasi yang Sebaiknya Diperbarui
Jika artikel ini ingin dipertahankan dalam jangka panjang, perbarui:
- Status Persib.
- Tanggal pengecekan FIFA.
- Daftar klub Indonesia.
- Jumlah klub dalam FIFA Registration Ban List.
- Penyebab terbaru jika ada keputusan baru.
- Status pencabutan sanksi.
- Dampak terhadap registrasi pemain.
Dengan cara tersebut, artikel tidak mudah menjadi konten kedaluwarsa.
FAQ | Persib FIFA Registration Ban
Apa itu FIFA Registration Ban?
FIFA Registration Ban adalah larangan yang membatasi klub untuk mendaftarkan pemain baru berdasarkan keputusan FIFA. Larangan dapat berkaitan dengan sengketa finansial atau pelanggaran regulasi.
Apakah Persib masih terkena FIFA Registration Ban?
Tidak. Nama Persib sudah tidak tercantum dalam FIFA Registration Ban List pada 23 Juli 2026 dan klub kembali dapat mendaftarkan pemain baru.
Kapan Persib masuk FIFA Registration Ban?
Persib mulai tercatat dalam FIFA Registration Ban List pada 29 Mei 2026.
Kapan FIFA mencabut ban Persib?
Nama Persib sudah tidak tercantum dalam daftar FIFA pada 23 Juli 2026, yang menandakan larangan registrasi telah dicabut.
Kenapa Persib terkena FIFA Registration Ban?
Pemberitaan Juni 2026 mengaitkan sanksi dengan kewajiban kompensasi kepada mantan pemain Daisuke Sato. Sementara artikel JPNN pada Agustus 2026 mengutip penjelasan Persib mengenai perkara lama 2022 yang melibatkan mantan pelatih Robert René Alberts. Karena terdapat perbedaan konteks pemberitaan, penyebab harus dirujuk pada dokumen atau pernyataan resmi yang relevan.
Apakah Persib sekarang boleh mendaftarkan pemain baru?
Ya. Setelah registration ban dicabut, Persib kembali dapat melakukan registrasi pemain baru untuk musim 2026/2027.
Apakah FIFA Registration Ban sama dengan larangan bermain?
Tidak. Registration ban terutama berkaitan dengan larangan mendaftarkan pemain baru. Sanksi tersebut tidak otomatis berarti klub dilarang mengikuti pertandingan.
Apakah FIFA Registration Ban sama dengan transfer ban?
Dalam pemberitaan, istilah transfer ban sering digunakan untuk registration ban. Namun, istilah resmi FIFA yang digunakan pada daftar tersebut adalah Registration Ban.
Apa itu FIFA Registration Ban List?
FIFA Registration Ban List adalah daftar resmi klub yang sedang terkena larangan registrasi pemain. FIFA menyediakan fitur pencarian berdasarkan nama klub, asosiasi, konfederasi dan informasi lainnya.
Bagaimana cara melihat FIFA Registration Ban List?
Buka halaman resmi FIFA Registration Ban List, lalu gunakan kolom pencarian untuk menemukan nama klub yang ingin diperiksa. Cek FIFA Registration Ban List resmi
Apakah ada FIFA Registration Ban List Indonesia?
Ada klub Indonesia yang tercatat dalam daftar FIFA dari waktu ke waktu. Namun, daftar tersebut bersifat dinamis sehingga status setiap klub harus diperiksa langsung melalui halaman FIFA.
Apakah Persib masih masuk FIFA Registration Ban List Indonesia?
Tidak berdasarkan pengecekan terbaru. Nama Persib sudah hilang dari daftar FIFA pada Juli 2026.
Apakah FIFA Registration Ban bisa dicabut?
Ya. Status ban dapat berubah setelah klub memenuhi kewajiban atau persyaratan yang menjadi dasar sanksi. Kasus Persib menunjukkan bahwa nama klub dapat dihapus dari daftar setelah persoalan diselesaikan.
Kesimpulan
Persib FIFA Registration Ban memang pernah terjadi pada 2026, tetapi sanksi tersebut sudah tidak berlaku. Persib masuk dalam FIFA Registration Ban List pada 29 Mei 2026, kemudian masih tercantum pada Juni, sebelum akhirnya nama klub tidak lagi muncul dalam daftar pada 23 Juli 2026.
Penyebab yang diberitakan berkaitan dengan persoalan kewajiban klub, termasuk perkara yang dikaitkan dengan mantan pemain Daisuke Sato. Sementara itu, laporan JPNN pada 11 Agustus 2026 menyebut penjelasan Persib mengenai perkara lama 2022 yang melibatkan Robert René Alberts. Karena terdapat perbedaan konteks pemberitaan, pembaca sebaiknya tidak menyamakan kedua laporan tersebut tanpa merujuk dokumen keputusan FIFA.
Yang paling penting untuk kondisi terbaru adalah status Persib sudah bersih dari FIFA Registration Ban List berdasarkan pengecekan dan pemberitaan pada Juli 2026. Dengan dicabutnya sanksi, Persib kembali dapat mendaftarkan pemain baru untuk musim 2026/2027.
Jika kamu menemukan berita yang menyebut Persib masih terkena FIFA Registration Ban, periksa tanggal artikelnya. Untuk status paling akurat, gunakan langsung FIFA Registration Ban List resmi.






